Solusi Mengatasi Susah Menghafal dan Mudah Lupa - Lombapramuka.id

Pada artikel ini dibahas sebuah solusi untuk yang suka kesulitan dalam menghafal dan mudah lupa. Solusi yang dipaparkan diurut menjadi 4 tahapan.

Sebagai anggota pramuka tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah trisatya, dasadarma, kata sandi, semaphore dan morse. Sudah hafal semua kah ?  jangan sampai lupa ya. Tapi kak, saya sulit sekali dalam menghafal sesuatu, sekalinya hafal mudah lupa. Bagaimana ya solusinya ? Baik, hari ini kita akan berbagi tips dan trik menghafal dengan mudah tidak cepat lupa. Sebelum ke pembahasan, alangkah baiknya teman-teman menekan tombol follow terlebih dahulu di bawah artikel ini ya. Supaya kami lebih bersemangat dalam berbagi tulisan-tulisan bermanfaaat.

Kegiatan menghafal merupakan proses dimana seseorang memindahkan informasi ke dalam ingatan. Pada umumnya, orang yang menghafal itu terbagi beberapa kategori, yaitu : 

  1. Orang yang sulit hafal dan mudah lupa
  2. Orang yang mudah hafal dan mudah lupa
  3. Orang yang sulit hafal dan sekalinya hafal sulit lupa
  4. Orang yang mudah hafal dan tidak lupa-lupa

Kalian termasuk kategori yang mana nih ? tentunya kalian ingin masuk ke dalam kategori yang ke empat, yang mudah sekali dalam menghafal dan ingatannya kuat sehingga tidak mudah lupa. Benar kan ?

Berbicara mengenai hafalan, seorang ilmuwan dari institut Salk di La Jolla California telah melakukan penelitian dan ia menyimpulkan bahwa manusia setidaknya memiliki kapasitas memory 1 petabyte, setara dengan seribu terabyte atau 1 juta gigabyte. Sungguh luar biasa bukan ? Hal tersebut merupakan sesuatu yang  patut disyukuri oleh setiap manusia. Bayangkan Hard disk external berkapasitas seratus gigabyte saja mampu menampung begitu banyak informasi. Maka kemampuan memori manusia jauh lebih hebat daripada itu.

Dari hasil penelitian tersebut, kita bisa simpulkan bahwa sebetulnya setiap orang memiliki kemampuan mengingat yang baik. Hanya saja, cepat atau lambatnya memerlukan latihan dan pembiasaan yang baik. Lantas, bagaimana cara menghafal yang baik ? 

Di sini kami memiliki beberapa tips bagi kalian yang saat ini kesulitan dalam menghafal, setidaknya ada 4 tahapan yang ingin kami bagikan, diantaranya :

Menyerap materi dengan menggunakan otak kanan

Seperti yang kita tahu bahwa otak kanan memiliki keunggulan dalam kreatifitas, intuisi dan emosi. Sehingga orang yang memiliki kecenderungan menggunakan otak kanan, ia akan lebih sering memvisualisasikan hafalannya ke dalam imajinasi yang ia bangun sendiri. Misalnya menghafal melalui media gambar, musik, syair, cerita, singkatan-singkatan maupun imajinasi yang lebih menarik lainnya. 

Di Pramuka pun sering kita temui beberapa materi yang bisa kita hafal melalui nyanyian-nyanyian, misalnya lagu dasadarma, trisatya dan lagu-lagu mengedukasi lainnya. Adapun materi-materi yang bisa dihafal melalui singkatan-singkatan, misalnya kita menghafal dasadarma dengan TaCiPaPaReRaHiDiBeSu.

Baca Juga :

Melakukan pengulangan

Metode pengulangan sangat penting dalam upaya mempermudah hafalan. Karena pada dasarnya hafalan akan semakin kuat jika terus menerus kita ulang. Semakin sering kita mengulang, maka hafalan yang kita hafalkan akan semakin menempel di dalam ingatan. Dulu ketika masih duduk di bangku sekolah dasar, setiap hari senin kita selalu membacakan pancasila. Dengan konsistennya kita membacakian pancasila setiap hari senin selama di sekolah dasar, maka hasilnya teks pancasila tersebut sampai hari ini dapat terus kita ingat. Hal itu selaras dengan apa yang diungkapkan oleh tokoh dunia yang bernama Tony Robins. Ia mengatakan bahwa “Repitition is the mother of skill”, dapat kita artikan bahwa pengulangan merupakan induk dari setiap kemampuan. Maksudnya adalah ketika kita ingin menguasai skill tertentu pun kita mesti berlatih secara terus menerus dan selalu melakukan pengulangan-pengulngan sehingga apa yang kita tekuni tersebut bisa menempel kuat di dalam diri kita.

Metode pengulangan ini bisa kita lakukan dengan cara menuliskan materi-materi yang kita hafal di secarik kertas kecil. Tujuannya agar lebih mudah untuk di bawa kemana-mana sehingga lebih mudah ula kita melakukan pengulangan hafalan.

Lakukan secara konsisten dan bertahap

Hafalan sedikit tapi sering itu lebih baik dibandingkan dengan hafalan banyak tapi jarang diulang. Yaps, bagi teman-teman yang mungkin pernah menghafal kode-kode semaphore dari A sampai Z dalam waktu satu jam mungkin bisa dibilang cepat sakali. Akan tetapi hal tersebut tidak bisa menjamin bahwa esok hari hafalanya masih tersimpan di ingatannya. 

Berbeda dengan teman-teman yang mungkin menghafalnya secara bertahap. Misalnya dalam satu bulan kita memiliki target untuk menghafal kode-kode semaphore. Kemudian kita membagi hafalan kita secara bertahap dalam 4 minggu. Misalnya, minggu pertama kita konsisten untuk menghafalkan kode dari A sampai H, minggu kedua kita menghafal kode dari I sampai P, dan seterusnya. Mungkin dengan bertahapnya hafalan dan konsistennya pengulangan, bisa membantu kita untuk lebih menguatkan kembali hafalan kita.

Memahami konteks materi yang dihafal

Kemampuan memahami konteks ini juga, tidak kalah penting dalam upaya melatih kemampuan menghafal. Dengan memahami konteks materi yang kita hafal, kita akan lebih mudah untuk mengingat materi tersebut. Karena dengan demikian, kita tidak hanya menghafal secara text book , akan tetapi di sisi lain kita mampu memahami dan mengembangkan materi yang kita hafal. Misalnya, kita menghafal materi pidato. Seandainya kita mampu memahami isi dari teks pidato tersebut, tentu akan lebih memudahkan kita dalam menyampaikannya. Selain hafal, kita pun mampu memahami dan mengembangkan konteksnya.

Nah, keempat tahapan tersebut bisa kita amalkan tatkala kita menghafal sesuatu. Baik itu saat mengikuti kegiatan pramuka maupun ketika menghafal pelajaran di sekolah. Sekian tips yang dapat kami sampaikan. Semoga dengan keempat metode tersebut, bisa membantu teman-teman dalam melatih kemampuan menghafalnya. Tetap semangat dan selamat mencoba. 

Salam Pramuka !